Strategi Terwujudnya Pertahanan Pangan Nasional Melalui Tercapainya Kedaulatan Pangan Dan Keseimbangan Ekonomi Perdesaan


Keseimbangan dan keberpihakan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan, terkait erat dengan upaya pengentasan kemiskinan dan kedaulatan pangan, serta mempengaruhi keberhasilan terwujudnya ketahanan pangan, yang mengindikasikan keeratan hubungan antara kemiskinan, kelaparan dan pertahanan pangan nasional. Kecukupan dan kemampuan mencukupi kebutuhan pangan masyarakat merupakan upaya dan program kebijakan yang berkelanjutan, meski mengindikasikan keniscayaan dalam kesinambungannya bila pemerintah mengabaikan keberpihakan terhadap perekonomian masyarakat pertanian dan perdesaan. Ketahanan pangan diartikan sebagai terpenuhinya kebutuhan pangan yang cukup (kualitas, kuantitas, dan gizi), yang diwujudkan melalui peran serta dan manajemen fungsi-fungsi penyediaan dan distribusi dan keterlibatan peran para pelaku usaha produksi, distribusi dan jasa dibidang pangan serta konsumsi pangan dan gizi. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi yang terkait ketersediaan, kontiniutas dan diversifikasi pangan serta mengkaji strategi program pencapaian ketahanan pangan dengan terkait dengan aspek kelembagaan masyarakat dan perdesaan. Dengan menggarisbawahi cukup baiknya dan sangat mendukungnya potensi sumberdaya alam, tenaga kerja, dan lingkungan di wilayah pedesaan, maka terealisasinya pengembangan pertanian dan peternakan melalui sistem pertanian terpadu baik organik maupun spesifik lokal dengan mengintegrasikan tanaman dan peternakan bukanlah hal yang mustahil. Pentingnya kecukupan pangan mencerminkan keberpihakan pemerintah akan perbaikan keseimbangan ekonomi masyarakat untuk terwujudnya ketahanan pangan, meski kesinambungan dan keberlanjutannya masih suatu keniscayaan, nantinya.