Inovasi Teknologi Padi Melalui Kalender Tanam (Katam) Terpadu (Waktu Tanam, Varietas, Dosis Pupuk) Pada Musim Tanam I Di Sleman, D.I.Yogyakarta


Peningkatan produktivitas padi melalui inovasi teknologi terus diupayakan. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah teknologi Kalender Tanam (Katam) Terpadu. Tujuan Kajian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas padi melalui penerapan teknologi Kalender Tanam Terpadu (waktu tanam, varietas, dosis pupuk) pada Musim Tanam I di Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta. Metodologi menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 4 perlakuan rekomendasi KATAM Terpadu yaitu varietas INPARI 7, INPARI 10, INPARI 33 dosis pemupukan yaitu 200 Kg/ha NPK 15:15:15, Urea 250 Kg/ha dan Pupuk Organik 2 ton/ha dan CIHERANG (KONTROL/Cara petani) NPK 250 kg/ha, Urea 300 kg/ha, Organik 2 t/ha dengan perlakuan diulang 4 kali. Analisa data dan uji signifikansi menggunakan Anova dan Uji Tukey taraf nyata 5%. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa teknologi KATAM terpadu (waktu tanam, varietas, dosis pupuk) yaitu INPARI 10 dan INPARI 7 mempunyai produktivitas 7,25 t/ha dan 7,08 t/ha dengan B/C ratio 2,20 dan 2,14 lebih tinggi dibandingkan INPARI 33 yaitu 6,29 t/ha dengan B/C ratio 1,9 dan Ciherang (Kontrol) 5,57 t/ha B/C ratio 1,66. INPARI 10 dan INPARI 7 dengan penerapan teknologi KATAM Terpadu meningkatkan produktivitas padi di D.I.Yogyakarta 16,34% dan 14,33%. Hasil analisa usahatani menunjukkan B/C ratio seluruh perlakuan yang dikaji > 1 sehingga menguntungkan dan layak untuk diusahakan.